Peta Konsep
Sistem Ekskresi Pada Manusia
|
Organ-organ Ekskresi
|
Hati,Ginja,Paru-paru,Kulit
|
Kelainan dan Penyakit
Pengertiam Ekskresi
Eksresi merupakan proses mengeluarkan zat sisa metabolisme dari dalam tubuh
Dalam Arti Luas Ekskresi dibagi 3
Sekresi : Pengeluaran hasil metabolisme dari dalam kelenjar untuk digunakan dalam tubuh
Inkresi : Proses Pengeluaran hasil metabolisme ke dalam darah untuk ditranportasikan dan digunakan
tubuh
Defeaksi : Proses pengeluaran zat sisa makanan dalam tubuh melalui saluran pencernaan (Feses)
Organ-Organ Ekskresi
1. Paru-paru
-Merupakan organ ekskresi yang berfungsi mengeluarkan zat sisa dari hasil pernapasan manusia
-Udara yang dikeluarkan manusia mengandung 3-5% gas CO2
-Dalam sehari manusia mengeluarkan 350-600 liter udara yang mengandung 200-300gram CO2
Bagian-bagian Paru-paru:
a. Paru-paru bagian kanan, terdiri dari 3
lobus
-lobus pulmodekstra superior
-lobus medial
-lobus inferior
b. Paru-paru kiri terdiri dari 2 lobus :
-lobus superior
-lobus inferior
lobus tersusun dari belahan yang lebih kecil yang disebut segmen
Paru-paru kiri terdiri dari 10 segmen yaitu
-5 buah segmen pada lobus superior
-5 buah segmen pada lobus inferior
Paru-paru kanan mempunyai 10 segmen yaitu
-5 buah segmen pada lobus superior
-2 buah segmen pada lobus medial
-3 buah segmen pada lobus inferior
masing-masing segmen masih tersusun lagi dari belahan-belahan yang disebut Lobulus
c. Rongga Pleura
Rongga Pleura berisi carian paru (relactant) yang berfungsi agar tidak terjadi gesekan pada waktu bernapas
d. Pleura Visceral
Merupakan selaput yang langsung membungkus paru-paru tersebut
e. Pleura Varietal
Merupakan selaput yang membungkus rongga dada
f. Trakea
Trakea adalah saluran pernapasan manusia yng menghubungkan antara anterior dan esofogus.
panjang trakea sekitas 12 cm
Fungsinya: untuk tempat laluan udara masuk maupun yang keluar
g. Bronkus
Bronkus adalah cabang yang terletak pada ujung trakea yang menjadi tempat melekatnya paru-paru kanan maupun kiri
Fungsinya : Tempat lelaluan udara yang sekaligus menjadi tempat udara tersebut menuju masing-masing
paru-paru
h. Alveolus
Alveolus berbentuk seperti gelembung-gelembung dalam paru-paru
Fungsinya : Tempat bertukarnya Oksigen dan Karbondioksida
i. Hidung/Rongga Hidung
tempat udara pertama kali masuk, dalam hidung udara disaring menggunakan bulu hidung, yang kemudia di saring kembali menggunakan selaput lendir tujuannya selain untuk menyaring udara adalah untuk menyamakan suhu udara dengan suhu tubuh
j. Bronkiolus
Merupakan Sambungan cabang dari bronkus yang merupakan tempat melekatnya alveolus,sekaligus saluran udara menuju/kelaur dari alveolus
k. Faring
Faring merupakan alat saluran pernapasan, faring juga dapat digunakan sebagai alat artikulasi bunyi. faring juga merupakan tempat organ seks pria (Jakun)
l. Diafragma
Diafragma adalah otot-otot yang berfungsi dalam kontraksi paru-paru
2. Hati
Hati Merupakan salah satu sistem ekskresi pada manusia. Hati merupakan kelenjar terbesar yang terdapat dalam tubuh. Hati tersusun oleh sel hati yang berbentuk kubus, dan cabang pembuluh darah diikat oleh jaringan hati.
Fungsi Hati :
-Hati berfungsi untuk menetralkan racun yang akan dibuang ke luar tubuh
- melindungi tubuh dari infeksi.
- Hati juga berfungsi sebagai pembuat empedu
- Hati Berperan dalam Proses Metabolisme Tubuh
Hati mengubah sari-sari makanan yang diserap oleh usus halus dan menyimpannya dalam tubuh. selain
itu hati juga berfungsi mengubah zat sisa metabolisme dan bahan brcaun agar mudah dikeluarkan
empedu dan urin
- Penghasil Glikogen
Hati menyimpan glikogen untuk sementara dan dapat diubah menjadi glukosa. selain itu glikogen juga
berfungsi mengontrol kadar gula. kadar gula normal adalah 80-100 mg per 100 ml darah. fungsi ini
dipengaruhi oleh hormon insulin
-Pencernaan dan Penyerapan Lemak
Unsur empedu, misalnya garam empedu di hasilkan di hati. garam empedu berfungsi penting dalam
pencernaan dan penyerapan lemak. kekurangan garam empedu dapat mengurangi penyerapan lemak
sehingga mengakibatkan gangguan pada pankreas
-Pembentukan dan perombakan komponen-komponen darah
Hati bagi ibu hamil berfungsi membentuk sel darah merah pada saat masih menjadi janin. berperan
dalam penghancuran sel darah merah yang rusak. dan menyimpan heparin untuk penyempurnaan
sel darah merah yang baru.
- Menyimpan zat-zat penting
-Mempertahankan suhu tubuh dan menetralkan racun (detoksifikasi)
Hati terdiri dari 2 belahan utama yang dipisahkan oleh fisura longitudinal
Belahan Kanan dan Kiri
Hati dibagi menjadi 4 Lobus
-lobus dexter, mempunyai cabang-cabang yang masing-masing memiliki pembuluh empedu, memiliki 1
segmen
-lobus sinister, terdiri dari 2 segmen : Segmen media,Segmen lateral
-lobus Quadratus, hanya memiliki 1 segmen, dianggap sebagai pembuluh empedu
-lobus Caudatus, memiliki 2 segmen : Segmen Anterior dan Segmen Posterior
Lobus Dexter dan Lobus Sinister dipisahkan oleh Ligamentum Falciformis, Ligamentum Teres Hepatis
Setiap Lobus disusun oleh lobulus. Lobulus berbentuk Polyhedral (Segi Banyak)
Hati dikelilingi oleh capsula fibrosa, yang membentuk lobules hati.
Bagian-bagian Hati:
a. Kandung Empedu
Kandung empedu berfungsi sebagai tempat menyimpan cairan empedu. panjangnya sekitar 8-12 cm.
Kandung empedu terdiri dari:
- Fundus
- Corpus
- Infundibulum
Empedu terdiri dari:
-Garam Empedu
-Elektrolit
-Pigmen Empedu
-Kolestrol
-Lemak
Fungsi Empedu adalah untuk membuang limbah tubuh tertentu (terutama pigmen hasil pemecahan darah dan kelebihan kolestrol), dan membantu dalam proses pencernaan dan penyerapan lemak
b. Pankreas
Bagian-bagian pankreas:
-Caput Pancreatis
berbentuk seperti cakram dan terletak di dalam bagian cekung duodenum. sebagian caput meluas di kiri dibelakang arteri dan vena mesenterica superior serta dinamakan processus uncinatus
-Collum Pancreatis
Penghubung antara Caput dengan Corpus. terletak di depan pangkal vena portae hepatis. tempat dipercabangkannya arteria mesenterica superior dari aorta
-Corpus Pancreatis
berjalan ke atas dan kiri. meyilang garis tengah dan melintang sedikit, berbentuk segitiga
-Cauda Pancreatis
Berjalan ke depan menuju ligamentum lienorenalis, dan mengadakan hubungan dengan hilum lienae
3. Ginjal
Ginjal adalah salah satu organ eksresi manusia yang berbentuk seperti kacang merah keunguan. Jumlah ginjal pada manusia ada 2 di rongga perut. Ginjal pada orang dewasa memiliki massa 120-300 gram, panjangnya 10-12 cm, lebarnya 5-6 cm, tebalnya kira-kira 4 cm. di atas setiap ginjal terdapat kelenjar yg disebut kelenjar suprarenalis (kelenjar anak ginjal)
Fungsi Ginjal:
- Mengatur keseimbangan air
- Mengatur konsentrasi garam dalam darah
- Mengatur asam basa dalam darah
- Menyaring zat-zat yang sudah tidak dibutuhkan lagi oleh darah, dibuang melalui air seni
Bagian-bagian Ginjal
a. Kulit Ginjal
Kulit Ginjal berwarna cokelat dengan tebal kira-kira 1 cm. kulit jinjal berisi jutaan nefron yang
berfungsi menyaring darah. nefron terdiri dari badan malpighi dan saluran-saluran Tubulus. Badan
malpighi atau pembuluh kapiler kapiler yang bergumpal-gumpal yang disebut glomerulus, dan sluran
buntu yang mengelilingi glomerulus yang disebut kapsul browman.
b. Sumsum Ginjal
Sumsum ginjal terdiri atas 15-16 struktur berbentuk piramid yang disebut piramis ginjal. Dalam
piramis ginjal terdapat sluran (tubulus kontortus). saluran ini berperan dalam pembuatan urin
c. Rongga Ginjal
Tempat penanpungan urin dari sumsum oleh saluran pengumpul (tubulus kolektivus). Nantinya akan
bermuara ke ureter. Ureter akan mengarah ke dalam kandung kemih
Proses pembentukan Urine
1. Penyaringan (filtrasi)
terjadi di dalam glomerulus. hasilnya akan masuk menuju kapsul bowman dan di sebut urine primer.
urine ini masih memiliki konsentrasi seperti darah, tetapi tanpa protein. selain itu urine primer
mengandung asam amino, glukosa, natrium, kalium, dan garam-garaman mineral lainnya.
2. Penyerapan kembali (reabsorpsi)
Urine diserap kembali saat melewati saluran dekat glomerulus ( tubulus kontortus prosimal) yg
terdapat di sumsum ginjal. hal-hal yg masih diperlukan tubuh akan diserap kembali, seperti : asam
amino, glukosa, air, beberapa vitamin yang masih berfungsi. setelah reabsorpsi konsentrasi urine akan bertambah, hasil dari proses reabsorpsi
disebut urine sekunder atau filtrat tubulus
3. Pemekatan (augmentasi)
setelah reabsorpsi, maka urine sekunder akan ditambah dengan urea dan zat sisa yang lain oleh tubuh.
urine ini sudah siap dikeluarkan.
4. Kulit
Kulit merupakan organ yg memiliki struktur yang kompleks yang berfungsi melindungi bagian-bagian tubuh di bawahnya. Berat kulit sekitar 7% dari berat seluruh tubuh. diperkirakan 1cm
luas tubuh terdapat 70 pembuluh darah, 100 kelenjar keringat, 15 kelenjar minyak, 230 penerima rangsangan, dan 500.000 sel kulit.
Kulit terdiri dari 3 lapisan yaitu :
1. Kulit Ari (Epidermis)
Terdiri dari lapisan epitel berlapis banyak. diatasnya terdapat lekukan-lekukan yang disebut sidik jari.
selain itu terdapat juga garis-garis pada telapak tangan yang sering disebut garis tangan. Kulit ari berfungsi
melindungi jaringan di bawahnya. Kulit ari Terdiri dari :
-Lapisan tanduk (Stratum Korneum)
Lapisan yang terletak pada paling atas. lapisan ini berfungsi melindungi bagian dibawahnya. pada bagian ini
tidak terdapat pembuluh darah dan saraf sehingga jika terkelupas tidak akan terasa sakit dan tidak akan
berdarah
-Lapisan Malpighi (Stratum Granolosum)
Lapisan hidup yang berada tepat di bawah lapisan tanduk. lapisan ini mendapatkan makanan dari
pembuluh-pembuluh kapiler dibawahnya. pada lapisan ini juga terkandung zat pewarna kulit yang sering
disebut pigmen yang menentukan warna kulit seseorang. penumpukan melanin dapat menimbulkan tahi
lalat, dan bercak-bercak kulit.
- Lapisan Spinosum ( Stratum Spinosum)
Lapisan yang berperan mempertahankan kelenturan dan keelastisan kekuatan kulit.
-Lapisan Basal (Stratum Germinativum)
Lapisan yang berisi sel-sel yang aktif membelah diri. lapisan ini senantiasa mengganti laisan kulit yang mati
2. Kulit Jangat (Dermis)
Kulit jangat kaya akan pembuluh darah dan serabut saraf. kira-kira terdapat 5% dari seluruh jumlah darah
dalam tubuh. kulit jangat terdiri atas jaringan ikat fibrosa dan ikat elastis.
Bagian:
- Kelenjar keringat
menghasilkan keringat yang mengandung garam untuk menyesuaikan suhu tubuh.
- Saraf Indra
Terdapat banyak saraf perasa dan peraba, tetapi tidak berada pada seluruh bagian kulit. saraf tersebut
berada pada ujung jari telunjuk, telapak tangan, telapak kaki, bagian samping kantung leher.
- Kantung Rambut
Berisi akar dan batang rambut juga otot penegak rambut dan saraf indra perasa nyeri.
- Kelenjar Minyak
Untuk menjaga rambut agar tetap kering. ini penting untuk kesehatan rambut.
- Pembuluh Darah
Akar rambut mendapat makanan, oksigen dari pembuluh darah. selain itu pembuluh darah berfungsi untuk
menjaga kestabilan suhu tubuh dengan melepas panas ke lingkungan.
3. Jaringan Pengikat Bawah Kulit.
mengandung banyak lemak, lemak ini berfungsi sebagai penahan suhu tubuh dan melindungi bagian di
bawahnya.
Fungsi Kulit
1. Mengatur Suhu Tubuh
2. Pelindung jaringan di Bawah Kulit
3. Penyimpanan Air dan Lemak
4. Indra Peraba
5. Alat Pengeluaran Sisa Metabolisme
6. Tempat pembentukan Vitamin D
Seri IPA Biologi SMP Kelas IX,Qudra